Mereka nampak riang gembira walaupun menghadapi regu tembak

oleh DR. Dwi Suryanto

 

Orang-orang Australia pasti geregetan lihat Amrozi. Para keluarga korban pasti geram melihat Amrozi malah tertawa-tawa kelihatan bahagia, tenang, ayem terpancar dari wajahnya...

Apakah mereka sudah gila dan tidak lagi memiliki hati nurani? Apakah mereka sudah demikian suci dari dosa sehingga tidak bergetar menunggu pelaksanaan eksekusi?

Inilah uniknya manusia. Bagi para korban dan keluarganya, jelas Amrozi cs sangat biadab. Betapa tidak? Bom yang begitu besar meluluhlantakkan Paddy's Cafe dan ratusan orang meninggal...Jelas teroris itu tidak punya perikemanusiaan. Pantas mereka dihukum mati saja...

 

 

Mari kita lihat jika kita ada di sisi Amrozi. Baginya, hidupnya adalah untuk fitrah, untuk berkorban. Dalam keyakinannya, apa yang ia lakukan sungguh mulia. Sungguh memberi pahala yang besar. Andaikata mati, karena terkena bom bunuh diri atau dihukum mati, matinya syahid. Dijamin masuk surga.

Anda tentu sangat tidak setuju dengan statemen tadi bukan? Tapi itulah pola pikir mereka. Itulah keyakinan mereka. Demi membela keyakinan mereka, teroris itu rela mengorbankan apa saja, termasuk keluarga, harta dan juga nyawa...

Mereka menganggap diri mereka syuhada. Apa artinya syuhada? Mati karena membela agama, dan dijamin masuk surga...

Benarkah surga harus ditebus dengan mengorbankan ratusan nyawa, termasuk juga nyawa orang Islam sendiri?

 

Saya tidak membahas benar tidaknya keyakinan mereka. Saya akan lebih membahas alat motivasi yang amat unggul, yaitu memanfaatkan keyakinan. Inilah yang jarang disentuh ketika kita ingin memotivasi seseorang.

Mengapa seseorang mau menindik tubuhnya dengan bermacam-macam logam? Sakitkah itu? Ya. Tapi mengapa mereka mau melakukannya? Karena mereka memperoleh 'nikmat' berupa perhatian, merasa menjadi kelompok elit tertentu dan sebagainya. Demi mempertahankan keyakinan itu, mereka juga rela berkorban...

Menurut penelitian, orang akan rela berkorban (bahkan tanpa terlalu memperhatikan apakah gajinya besar atau kecil) jika orang itu yakin bahwa apa yang dikerjakan memberi manfaat kepada banyak orang. Pada dasarnya, kita ingin berbuat sesuatu yang besar, sesuatu yang tidak egois, sesuatu yang bisa memberi manfaat kepada orang lain.

Mengapa orang selalu saja setiap saat melaporkan keadaan lalu lintas melalui Radio Elshinta? Apakah mereka dibayar? Tidak. Terus mengapa mereka melakukannya? Karena mereka merasa penting. Mereka merasa sudah berbuat sesuatu yang lebih besar dari diri mereka. Ketika mereka berbuat seperti itu, ada rasa hangat yang menyelinap di kalbu mereka. Inilah yang menjadi energi orang-orang itu.

Energi itu pulalah yang menghidupi daya juang penjaga rel kereta api, pemadam kebakaran, atau pengantar pos desa yang rela berjuang mengantar surat-surat di pelosok desa. Mereka merasa berbuat sesuatu yang mulia, besar, dan memberi manfaat kepada orang banyak...

Amrozi dkk, juga merasakan bahwa karena musuhnya adalah orang Barat, maka berarti mereka sudah merasa 'menang' perang karena sudah bisa membunuh lawan cukup banyak. Ini memberi mereka energi dan ketabahan. Akibatnya, walau menghadapi regu tembak, mereka masih tetap tenang. Apalagi, dalam keyakinannya, iai nanti, akan masuk surga...(Sekali lagi, anda boleh setuju atau tidak terhadap pandangan ini...)

Salam

* DR. Dwi Suryanto, Ph.D adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya...

 

 

The Art of Leadership

Assertive Leadership

Transformational Leadership

Leadership Coaching

Advanced Leadership

The First 90 Days

Pelatihan managing Emotion under pressure

Effective School Leadership

Managing Emotions

pelatihan executive coaching  

Executive Coaching

 

 

Jadwal Pelatihan yang Akan Datang

Tanggal 4 - 5 Juni 2015

* Transformational Leadership
* Exceptional Service
* Executive Coaching
* Competency Based HRM
* Kiat & Strategi Persiapan Pensiun
* How to Get Ideas
* Successful Project Management
* People Management Skill for New Supervisor & Team Leader
* Handling Sales Objections Effectively

Tanggal 9 - 10 Juni 2015

* Effective H.R Transformation

* Accurate Problem Solving & Decision Making
* How To Lead A Team
* How to Read & Understand Financial Statements
* Marketing Metrics
* How to Communicate with Tact & Professionalism
* Managing Emotions Under Pressure
* The First 90 Days
* Effective Succession Planning

Tanggal 11 - 12 Juni 2015

* Membangun Karisma agar Anda Lebih Sukses - Charismatic Leadership
* E.Q Interview
* DNA Of Success
* Finance & Accounting for Non-Financial Managers
* The Secret Selling to the Subconscious mind
* Effective Training forTrainer
* Effective Internal Audit
* Getting Things Done Without Worry
* Writing Skill For Executive Assistant

Tanggal 16 - 17 Juni 2015

* Leadership Coaching
* Customer Service Skill
* Making Transition from Staff to Supervisor
* Financial Statement Fraud
* How to Bargain & Negotiate
* Sales Planning & Management Marketing
* Fundamentals of Human Resources Management
* Media Handling & Communication Skill
* Time & Stress Management
* Manajemen Keskretariatan & Kearsipan

Tanggal 18 - 19 Juni 2015

* Crisis Management
* The Art Of Leadership
* H.R Assistant
* Why People Buy
* Best Practices of Cost Reduction & Cost Control
* How to Deliver Exceptional Customer Service
* Communication Skill
* How to Deal With Unacceptbale Behavior
* Getting Results Without Authority

Tanggal 23 - 24 Juni 2015

* The Ultimate Supervisor
* The Science of Influence
* Contract Drafting & Negotiation Skill
* Strategic Planning For Non-Profit
* Difficult Conversation
* Appreciative Inquiry for Change Management
* Managing Your Boss
*Creative Thinking & Decision Making
* Improving Your Managerial Effectiveness

Tanggal 25 - 26 Juni 2015

* Assertive Leadership
* Appreciative Leadership
* Corporate Social Responsibility
* Selling With Emotional Intelligent
* Body Language
* Effective Decision Making
* Strategic Human Resources Management
* Pajak Penghasilan Pegawai
* Malcolm Baldridge
* Knowledge Management
 

 

pelatihan manajemen krisis

Crisis Management

pelatihan memimpin tim

How to Lead a Team