Belajar Bijaksana Ketika Keadaan Memburuk -

By DR. Dwi Suryanto

 

Inilah fakta tidak terbantahkan dalam hidup kita, kita selalu menghadapi masalah. Ketika kita belum sarjana, kita sering berfantasi, “O alangkah enaknya jika aku sudah bergelar Ir, SH, atau SE.” Ketika sudah lulus, ternyata banyak masalah menghadang di depan kita. Kita harus mencari pekerjaan, kita harus belajar membuat lamaran kerja dsb.

Kadang pula kita terbelenggu dalam begitu banyak masalah sehingga kita sampai geragapan, bingung, dan tidak tahu arah. Saat itu kita berpikir, “Kenapa harus saya yang kena masalah ini. Apa salah saya…”

Ketika saya menjadi asisten manajer, bos saya adalah orang yang sangat sering pergi. Anda tahu ketika orang pergi, ia pasti memperoleh uang jalan atau SPJ. Jumlahnya sebenarnya tidak terlalu besar, tapi kalau sering pergi, akhirnya akan jadi banyak juga.

Kami para anak buahnya sangat ingin pergi, tapi bos itu tidak peduli kepada kami. Ia pergi saja seenaknya dan kita tetap ‘adem ayem’ di kantor terus.

Kami lantas membenci bos itu. Begitu ia tidak di kantor, kita terus saja melontarkan berbagai sumpah serapah. Pelajaran: “Jika anda ingin belajar kepemimpinan, perhatikanlah anak buah anda…”

 

Kami begitu negatifnya sehingga ketika mobil bos itu terserempet, kita malah gembira. “Syukurin…” begitu kami serentak berseloroh. Saat itu pikiran saya begitu negative, termasuk rajin mengkritik orang lain.

Tiba-tiba saja saya tersadar. “Dengan penuh negative seperti ini apa yang aku dapat?” Tanyaku kepada diriku. Saat itu saya teringat satu ajaran, “Jika kamu menghadapi situasi yang membingungkan, mengacaukan, negative, selalu tanya, ‘Apa yang aku inginkan,”

Terus saja saya katakan pada diri saya, “Apa yang sesungguhnya kamu inginkan Dwi?” Begitu terus saya ajukan pertanyaan itu.

“Aku pengin pergi ke kota-kota lain. Aku pengin dapat uang jalan. Aku pengin dapat uang tambahan” begitu jawabku. Setelah aku memperoleh jawaban itu, saya katakan, “Oke, kalau kamu memang ingin pergi, jangan malah ‘mengkritik’ orang lain yang sedang pergi. Apa pun yang kamu ingini, tapi kamu kritik terus, tidak akan datang.”

Betul saja, setelah saya ubah pemikiran ingin pergi ke kota-kota lain tanpa harus bersikap negative, tiba-tiba saja saya sangat sering diajak pergi (oleh orang lain bukan bos itu, yang akhirnya ia dipindah…). Demikian banyaknya ajakan untuk pergi hingga saya harus menolak-nolak.

Sejak itu saya belajar sesuatu. Jika saya memperoleh hambatan, halangan, masalah, saya selalu berkata, “Apa yang saya inginkan dari masalah ini.” Begitu saya belajar untuk bertanya dengan pertanyaan itu, tiba-tiba saja masalah itu cepat selesai.

Contoh lain. Waktu itu saya punya mobil yang sering rusak. Ketika rusak, saya dan istri saya sangat sedih. Kesedihan istri saya itu kadang demikian lama sehingga cukup mengganggu saya.

Minggu ini mobil rusak, kita perbaiki, kita jadi tenteram. Dua minggu lagi mobil rusak lagi, kita sedih lagi. Begitu berulang-ulang.

Lantas saja saya ajukan pertanyaan perkasa tadi, “Okay, apa yang saya inginkan? Saya tidak ingin menghadapi problem mobil rusak terus. Okay, apa yang saya inginkan? Saya ingin ganti mobil yang lebih baru…” Begitu kami sudah tahu persis apa yang kita inginkan, tanpa kami sadari rejeki kami begitu melimpah sehingga kami bisa mengganti mobil dengan yang jauh lebih baik.

 

Jadi jika anda menghadapi keruwetan, anda harus belajar ‘mundur’ dari keruwetan itu dan bertanya berulang-ulang, “Apa yang saya inginkan terbaik dari keadaan ini.”

Lakukan terus dan anda akan memperoleh jawaban. Setelah itu berkonsentrasilah pada pencapaian apa yang anda inginkan. Apa yang anda lakukan adalah belajar menggunakan otak anda untuk mencapai apa yang sesungguhnya kita inginkan.

Otak kita sifatnya cybernetic yang berarti device yang ditujukan untuk mencapai tujuan. Jadi otak kita dirancang oleh Sang Maha Cerdas agar kita sukses mencapai cita-cita dan tujuan kita.

Seringkali karena kita tidak jelas apa yang kita inginkan, otak akan berusaha untuk ‘mencapai’ tujuan-tujuan yang tidak kita kehendaki.

Pemahaman dan praktek belajar mengajukan pertanyaan tadi sudah cukup untuk kita menjadi bijaksana ketika kita menghadapi masalah. Dalam artikel lainnya, insya Allah saya akan membahas peran otak bawah sadar…

* DR. Dwi Suryanto, Ph.D adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya...

 

The Art of Leadership

Assertive Leadership

Transformational Leadership

Leadership Coaching

Advanced Leadership

The First 90 Days

Pelatihan managing Emotion under pressure

Effective School Leadership

Managing Emotions

pelatihan executive coaching  

Executive Coaching

 

 

Jadwal Pelatihan yang Akan Datang

Tanggal 4 - 5 Juni 2015

* Transformational Leadership
* Exceptional Service
* Executive Coaching
* Competency Based HRM
* Kiat & Strategi Persiapan Pensiun
* How to Get Ideas
* Successful Project Management
* People Management Skill for New Supervisor & Team Leader
* Handling Sales Objections Effectively

Tanggal 9 - 10 Juni 2015

* Effective H.R Transformation

* Accurate Problem Solving & Decision Making
* How To Lead A Team
* How to Read & Understand Financial Statements
* Marketing Metrics
* How to Communicate with Tact & Professionalism
* Managing Emotions Under Pressure
* The First 90 Days
* Effective Succession Planning

Tanggal 11 - 12 Juni 2015

* Membangun Karisma agar Anda Lebih Sukses - Charismatic Leadership
* E.Q Interview
* DNA Of Success
* Finance & Accounting for Non-Financial Managers
* The Secret Selling to the Subconscious mind
* Effective Training forTrainer
* Effective Internal Audit
* Getting Things Done Without Worry
* Writing Skill For Executive Assistant

Tanggal 16 - 17 Juni 2015

* Leadership Coaching
* Customer Service Skill
* Making Transition from Staff to Supervisor
* Financial Statement Fraud
* How to Bargain & Negotiate
* Sales Planning & Management Marketing
* Fundamentals of Human Resources Management
* Media Handling & Communication Skill
* Time & Stress Management
* Manajemen Keskretariatan & Kearsipan

Tanggal 18 - 19 Juni 2015

* Crisis Management
* The Art Of Leadership
* H.R Assistant
* Why People Buy
* Best Practices of Cost Reduction & Cost Control
* How to Deliver Exceptional Customer Service
* Communication Skill
* How to Deal With Unacceptbale Behavior
* Getting Results Without Authority

Tanggal 23 - 24 Juni 2015

* The Ultimate Supervisor
* The Science of Influence
* Contract Drafting & Negotiation Skill
* Strategic Planning For Non-Profit
* Difficult Conversation
* Appreciative Inquiry for Change Management
* Managing Your Boss
*Creative Thinking & Decision Making
* Improving Your Managerial Effectiveness

Tanggal 25 - 26 Juni 2015

* Assertive Leadership
* Appreciative Leadership
* Corporate Social Responsibility
* Selling With Emotional Intelligent
* Body Language
* Effective Decision Making
* Strategic Human Resources Management
* Pajak Penghasilan Pegawai
* Malcolm Baldridge
* Knowledge Management
 

 

pelatihan manajemen krisis

Crisis Management

pelatihan memimpin tim

How to Lead a Team