Jika Perubahan Dijadikan Komoditi

oleh DR. Dwi Suryanto

 

 

“Mau tidak mau, suka tidak suka, kita akan menerapkan intrapreneuring.” Begitulah kata pembukaan dirut satu perusahaan di pertemuan dengan para manajernya di satu siang. Para manajer itu mulai menebak-nebak apa maksud intrapreneuring itu. Namun dirut itu tidak menjelaskan secara gamblang istilah itu. Sebagai gantinya ia menyuruh kepala bagian perencanaan untuk menjelaskan konsep itu. Betul saja, kepala perencanaan itu menerangkan secara panjang lebar, disertai dengan gambar-gambar, bagan-bagan, dan sedikit ”joke” di sana-sini.

Awalnya, peserta mengikuti ceramah itu dengan antusias. Namun lama-kelamaan perhatian mereka mulai beralih. Rasanya, baru tiga bulan lalu mereka mendengar inisiatif baru berupa perlunya “partnering.” Enam bulan lalu, mereka mendengar pentingnya benchmarking. Setahun lalu, mereka mendengar perlunya pengubahan budaya korporat. Apa yang salah dengan komunikasi organisasi semacam itu?

 

 

“Kita ini sudah inplasi (dia tidak bisa mengucapkan kata inflasi) kata-kata asing. Kapan kita menerapkan semua slogan tinggi-tinggi itu,” terdengar celetukan seseorang di bagian belakang. Lainnya berkomentar, “Memang tugas dia sebagai kepala perencanaan. Kalau tidak ada istilah baru yang hebat-hebat, nanti dia dikira tidak kerja. Biar saja, nanti kan pada bosan sendiri. Tunggu saja satu dua bulan, dan siap-siap saja mendengar istilah baru…”

Seringkah anda mendengar kalimat-kalimat sinis tadi? Ya, inilah kenyataan yang dihadapi oleh para pemimpin ketika mereka berupaya mengadakan perubahan. Agar perubahan bisa jalan, pemimpin melakukan berbagai strategikomunikasi organisasi. Namun sering, tanggapan karyawan dan manajer sinis, akibatnya, program perubahan itu terbengkalai di tengah jalan.

 

 

Mengapa hal itu bisa terjadi? Ada yang salah pada pendekatannya. Bagaimana seharusnya komunikasi organisasi yang tepat? Kita para pemimpin menggulirkan konsep, menggodok konsep itu, meminta pendapat para pimpinan kunci, meminta pendapat konsultan, dan setelah itu kita “jual” konsep perubahan pada karyawan. Perhatikan kata “jual” tadi. Apa istilah manajemen agar karyawan ikut perubahan yang kita canangkan? Kita harus upayakan mereka untuk mem “buy-in” perubahan itu. Kita harus “selling our ideas to them.” Buy-in, selling, menjual adalah pendekatan pemasaran.

Apa yang terasa ketika anda sedang mengantri di ATM, dan ada orang mendekati anda sambil membawa barang dagangan? Anda otomatis menolak bukan? Mengapa? Karena orang itu akan menjual kita suatu barang yang belum tentu kita butuhkan.

 

Salam

* DR. Dwi Suryanto, Ph.D adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya...

 

 

The Art of Leadership

Assertive Leadership

Transformational Leadership

Leadership Coaching

Advanced Leadership

The First 90 Days

Pelatihan managing Emotion under pressure

Effective School Leadership

Managing Emotions

pelatihan executive coaching  

Executive Coaching

 

 

Jadwal Pelatihan yang Akan Datang

Tanggal 4 - 5 Juni 2015

* Transformational Leadership
* Exceptional Service
* Executive Coaching
* Competency Based HRM
* Kiat & Strategi Persiapan Pensiun
* How to Get Ideas
* Successful Project Management
* People Management Skill for New Supervisor & Team Leader
* Handling Sales Objections Effectively

Tanggal 9 - 10 Juni 2015

* Effective H.R Transformation

* Accurate Problem Solving & Decision Making
* How To Lead A Team
* How to Read & Understand Financial Statements
* Marketing Metrics
* How to Communicate with Tact & Professionalism
* Managing Emotions Under Pressure
* The First 90 Days
* Effective Succession Planning

Tanggal 11 - 12 Juni 2015

* Membangun Karisma agar Anda Lebih Sukses - Charismatic Leadership
* E.Q Interview
* DNA Of Success
* Finance & Accounting for Non-Financial Managers
* The Secret Selling to the Subconscious mind
* Effective Training forTrainer
* Effective Internal Audit
* Getting Things Done Without Worry
* Writing Skill For Executive Assistant

Tanggal 16 - 17 Juni 2015

* Leadership Coaching
* Customer Service Skill
* Making Transition from Staff to Supervisor
* Financial Statement Fraud
* How to Bargain & Negotiate
* Sales Planning & Management Marketing
* Fundamentals of Human Resources Management
* Media Handling & Communication Skill
* Time & Stress Management
* Manajemen Keskretariatan & Kearsipan

Tanggal 18 - 19 Juni 2015

* Crisis Management
* The Art Of Leadership
* H.R Assistant
* Why People Buy
* Best Practices of Cost Reduction & Cost Control
* How to Deliver Exceptional Customer Service
* Communication Skill
* How to Deal With Unacceptbale Behavior
* Getting Results Without Authority

Tanggal 23 - 24 Juni 2015

* The Ultimate Supervisor
* The Science of Influence
* Contract Drafting & Negotiation Skill
* Strategic Planning For Non-Profit
* Difficult Conversation
* Appreciative Inquiry for Change Management
* Managing Your Boss
*Creative Thinking & Decision Making
* Improving Your Managerial Effectiveness

Tanggal 25 - 26 Juni 2015

* Assertive Leadership
* Appreciative Leadership
* Corporate Social Responsibility
* Selling With Emotional Intelligent
* Body Language
* Effective Decision Making
* Strategic Human Resources Management
* Pajak Penghasilan Pegawai
* Malcolm Baldridge
* Knowledge Management
 

 

pelatihan manajemen krisis

Crisis Management

pelatihan memimpin tim

How to Lead a Team