Serius ingin memperoleh peluang bisnis, tips berikut bisa membantu...

oleh DR. Dwi Suryanto

 

 

Peluang bisnis adalah obrolan hangat di mana saja. Jauh di dasar hati kita, kita ingin memiliki bisnis sendiri. Kita ingin bisnis itu sukses sehingga bisa menopang hidup kita yang sudah cukup berat ini.

Ketika saya mengamati bagaimana orang mengambil kesempatan bisnis yang ada, mereka cenderung mengambil bisnis yang relatif gampang. Contoh mudah adalah bisnis pengisian air kemasan. Di bagian kota-kota besar anda akan mudah menemukan bisnis ini. Anda tinggal punya modal dan bisnis bisa jalan. Bisnisnya mudah...dan tentu saja banyak pesaing...

 

 

Di kota kelahiran saya yang tercinta (Magelang) ada bisnis yang hampir-hampir tidak ada pesaingnya. Bisnis itu berujud jualan tembakau. Ketika orang butuh tembakau (biasanya orang desa) mereka pasti ke toko itu. Tembakau yang dijual mulai dari yang Enak, Berat (Anthep), Ringan hingga yang apek (saya tidak tahu persis jenisnya, wong itu bukan bisnis saya).

Bisnis itu tidak ada saingannya. Mengapa? Karena butuh keahlian khusus (mengenali tembakau yang bermacam-macam), dan kelihatannya tidak massal. Ini adalah model niche marketing, jualan untuk segmen yang sangat khusus.

 

Dalam artikel ini saya 'share' dua hal untuk mengenali peluang bisnis yang ada di sekitar kita.

1) Dari Yellow Pages

Carilah Yellow Pages dari berbagai kota. Andaikata anda orang Pekalongan, ada baiknya anda punya yellow pages dari kota Bandung, Jakarta, Surabaya atau Semarang.

Dalam yellow pages itu diklasifikasikan jenis-jenis bisnis sesuai abjad, misalnya Accounting, Bank, Car dsb. Kemudian periksa satu demi satu kategori produk menurut buku itu dimulai dari satu kota. Contoh, dalam mencari bisnis apa yang ada di kota Bandung namun belum ada di kota Pekalongan, anda tinggal melihat kategori.

Ketika di Bandung ada satu bisnis dan di Pekalongan belum ada (setelah anda bandingkan yellow pages Bandung dan Pekalongan), maka anda catat bisnis itu. Lakukan terus hingga anda memperoleh cukup banyak peluang bisnis.

 

Setelah itu evaluasi satu-satu dan ajukan pertanyaan:

a. Mengapa bisnis ini ada di Bandung, sedangkan di Pekalongan tidak ada, apakah market di Pekalongan tidak besar?

b. Bisnis ini di Bandung cukup sukses, mengapakah pengusaha di Pekalongan tidak tertarik? Apakah mereka tidak tahu, atau siapa tahu mereka tidak terpikir kalau ada peluang bisnis semacam ini

c. Setelah itu coba ajukan pertanyaan tentang peluang bisnis itu kepada teman-teman anda. Yang lebih baik anda bisa pergi ke Pecinan (di mana banyak toko-toko) dan iseng-iseng tanyakan mengapa bisnis semacam itu belum ada di Pekalongan.

Ketika dari riset anda memperoleh jawaban positif, maka mungkin ini peluang bisnis yang unggul. Anda kemudian tinggal menghitung kemampuan anda untuk menjalankan bisnis itu.

Andaikata anda tidak mampu menjalankan bisnis itu, anda bisa menulis sebuah Business Plan (rencana bisnis) yang menjelaskan tentang seluk beluk bisnis itu. Dalam artikel selanjutnya insya Allah saya akan membahas cara menulis Business Plan ini.

2. Amati orang-orang ketika berbicara..

Apa yang diomongkan orang ketika mereka sedang berkumpul, sedang mengrumpi?

Salam

* DR. Dwi Suryanto, Ph.D adalah penulis buku Transformational Leadership: Terobosan Baru Menjadi Pemimpin Unggul. Ia seorang konsultan, trainer dan motivator yang mampu menghidupkan suasana rapat-rapat kerja menjadi suasana ceria, menginspirasi, dan membawa perubahan pada pesertanya...

 

 

The Art of Leadership

Assertive Leadership

Transformational Leadership

Leadership Coaching

Advanced Leadership

The First 90 Days

Pelatihan managing Emotion under pressure

Effective School Leadership

Managing Emotions

pelatihan executive coaching  

Executive Coaching

 

 

Jadwal Pelatihan yang Akan Datang

Tanggal 4 - 5 Juni 2015

* Transformational Leadership
* Exceptional Service
* Executive Coaching
* Competency Based HRM
* Kiat & Strategi Persiapan Pensiun
* How to Get Ideas
* Successful Project Management
* People Management Skill for New Supervisor & Team Leader
* Handling Sales Objections Effectively

Tanggal 9 - 10 Juni 2015

* Effective H.R Transformation

* Accurate Problem Solving & Decision Making
* How To Lead A Team
* How to Read & Understand Financial Statements
* Marketing Metrics
* How to Communicate with Tact & Professionalism
* Managing Emotions Under Pressure
* The First 90 Days
* Effective Succession Planning

Tanggal 11 - 12 Juni 2015

* Membangun Karisma agar Anda Lebih Sukses - Charismatic Leadership
* E.Q Interview
* DNA Of Success
* Finance & Accounting for Non-Financial Managers
* The Secret Selling to the Subconscious mind
* Effective Training forTrainer
* Effective Internal Audit
* Getting Things Done Without Worry
* Writing Skill For Executive Assistant

Tanggal 16 - 17 Juni 2015

* Leadership Coaching
* Customer Service Skill
* Making Transition from Staff to Supervisor
* Financial Statement Fraud
* How to Bargain & Negotiate
* Sales Planning & Management Marketing
* Fundamentals of Human Resources Management
* Media Handling & Communication Skill
* Time & Stress Management
* Manajemen Keskretariatan & Kearsipan

Tanggal 18 - 19 Juni 2015

* Crisis Management
* The Art Of Leadership
* H.R Assistant
* Why People Buy
* Best Practices of Cost Reduction & Cost Control
* How to Deliver Exceptional Customer Service
* Communication Skill
* How to Deal With Unacceptbale Behavior
* Getting Results Without Authority

Tanggal 23 - 24 Juni 2015

* The Ultimate Supervisor
* The Science of Influence
* Contract Drafting & Negotiation Skill
* Strategic Planning For Non-Profit
* Difficult Conversation
* Appreciative Inquiry for Change Management
* Managing Your Boss
*Creative Thinking & Decision Making
* Improving Your Managerial Effectiveness

Tanggal 25 - 26 Juni 2015

* Assertive Leadership
* Appreciative Leadership
* Corporate Social Responsibility
* Selling With Emotional Intelligent
* Body Language
* Effective Decision Making
* Strategic Human Resources Management
* Pajak Penghasilan Pegawai
* Malcolm Baldridge
* Knowledge Management
 

 

pelatihan manajemen krisis

Crisis Management

pelatihan memimpin tim

How to Lead a Team