Tag

Selling Skills

Browsing

Pelatihan Selling with Emotional Intelligence (Menjual dengan Memanfaatkan Kecerdasan Emosi)

Bandung, 13-14 September 2018

selling emotional intelligenceAnda ingin memperbaiki kinerja penjualan anda? Manfaatkan Emotional Intelligence

Mengapa? Karena penjualan adalah hubungan antara pembeli dan penjual. Kata kuncinya adalah pada kecerdasan emosi yang mutlak harus anda miliki jika anda ingin meningkatkan penjualan secara dramatis…

Pernahkah anda menjumpai seorang yang benar-benar cerdas tapi senyatanya dia bodoh? Pernah bukan?

Mari kita tanyakan pada mereka, apa kekurangan mereka? Kekurangan mereka adalah pada ketidakmampuan mereka memahami, bergaul, dan mengelola emosi mereka.

Mengapa kecerdasan emosi penting? Karena 85% potensi sukses seseorang lebih disebabkan oleh kecerdasan emosi ini.

Apa kaitannya dengan penjualan? Adalah fakta bahwa orang ingin membeli barang dari orang yang menimbulkan kelelahan emosi yang terkecil.

Perbedaan hasil antara penjual yang kecerdasan emosinya tinggi dengan yang rendah sangatlah mencolok.

Ini sangat mudah dipahami karena seorang penjual yang tidak cerdas emosinya akan menggendong gangguan emosional itu dalam interaksi dengan pembeli.

Ketika membeli dari penjual yang tenang, menentramkan, menimbulkan simpati, dan timbul rasa suka, pembeli itu akan cenderung membeli dari penjual ini. Ada penjual yang sudah memiliki kecerdasan emosi tanpa menyadarinya.

Namun banyak penjual yang bahkan tidak mengenal kecerdasan emosinya, apalagi menerapkannya. Akibatnya, kinerja penjualan mereka kurang menggembirakan.

Adalah fakta pula yang sering hinggap di benak pembeli, mereka merasa dimanipulasi atau ditipu, atau merasa terganggu oleh penjual yang memaksa-maksa pembeli untuk membeli barang. Kejadian ini menimbulkan ‘antipati’ terhadap penjual sembarangan ini…

Pembeli kadang hanya tutup mulut saja walau pun penjual sudah ‘berbusa-busa’ menceritakan kebaikan, keunggulan, dan kehebatan produk mereka. Pembeli tidak bergeming. Penjualan gagal…

Ketika orang membeli ada tiga tingkat penilaian:

  1. Keinginan emosional (“Kapan saya menginginkannya”)
  2. Kecerdasan (“Bila mereka mengetahui apa yang mereka bicarakan”)
  3. Pendekatan emosional (“Bila mereka tidak memaksa”)

Jadinya seorang pembeli memerlukan kecerdasan di tiga tempat, “Apakah anda mengenal saya?“, “Apakah anda mengenal barang yang anda jual?“, dan “Apakah anda tahu cara mendekati saya?

Pelatihan Selling with Emotional Intelligence ini akan mengajarkan bagaimana cara mendekati pelanggan pada pertanyaan satu dan tiga.

Inilah dua titik kritis emosional yang dihadapi pembeli ketika mereka akan membeli barang. Begitu anda mahir pada aspek itu, potensi penjualan anda akan meningkat pesat…

Output Pelatihan:

  • Memahami mengapa kecerdasan emosi demikian penting terhadap kesuksesan dalam penjualan
  • Mampu mengenal gaya kepribadian individual kita sehingga gaya kita itu tidak akan berlawanan dengan gaya kepribadian calon pembeli
  • Memahami DNA kepribadian kita maupun orang lain. Begitu kita memahami hal ini kita akan bisa memperkirakan kekuatan dan kelemahan masing-masing DNA itu sehingga kita bisa mempersiapkan strategi yang tepat untuk menjual sesuai dengan kepribadian mereka. Tanpa itu, potensi penjualan akan kurang menggembirakan
  • Mampu mengekang dan mengendalikan emosi negatif yang sering merusak kesuksesan dalam proses penjualan
  • Memahami fisiologi rasa marah yang sering dibarengi oleh tanggapan tidak rasional yang mengganggu kesuksesan penjualan
  • Mampu mengenali dan mencegah virus emosi negatif agar emosi negatif itu tidak tercetus yang kadang sangat mengganggu anda ketika sedang menjual kepada calon pembeli anda
  • Mampu mengelola stress yang menyertai penjualan. Peserta akan mampu mengenali situasi yang secara kronis akan memicu stres, dengan demikian mereka akan menyiapkan berbagai taktik agar stres tidaklah begitu ‘mencekik’ mereka

Materi Pelatihan

Begitu anda mengikuti pelatihan Penjualan Berdasar Kecerdasan Emosi ini, anda akan mempelajari cara-cara:

  • Pengenalan konsep kecerdasan emosi, termasuk berbagai riset terkini di bidang kecerdasan itu
  • Mempelajari profil pribadi berdasar konsep awareness, restraint, resilience, empathy, dan building rapport
  • Bagaimana memindahkan konsep diri yang cenderung kepada ‘aku’ dan kemudian beralih ke ‘kita’ secara efektif
  • Bagaimana memahami DNA kepribadian anda
  • Bagaimana memahami rumus fisika E = MC2 dan menerapkan konsep itu ke dalam penjualan
  • Bagaimana mengenali sirkuit emosional otak agar kita bisa mengendalikan emosi negatif
  • Bagaimana mengatasi spiral emosi negatif yang sering menghambat dalam proses penjualan secara efektif
  • Bagaimana mengenali sumber optimisme dan sumber keputusasaan. Begitu mengenali sumber-sumber itu, kita akan mampu untuk tetap optimis secara sehat dan juga tidak mudah berputus asa.
  • Bagaimana mengatasi penolakan secara cerdas dengan memanfaatkan kecerdasan emosi
  • Bagaimana mengatasi stres yang diakibatkan oleh penjualan secara efektif

Jadwal-jadwal Pelatihan Selling with Emotional Intelligence yang akan datang

  • 9 – 10 Oktober 2018
  • 8 – 9 November 2018
  • 11 – 12 Desember 2018

Fasilitas:

  • Hotel Berbintang
  • Sertifikat Training
  • Modul (Hard Copy & Soft Copy)
  • Training Kit
  • Souvenir
  • 1x Lunch dan 2x Coffee Break
  • Konsultasi kepada trainer jika ada materi yang belum jelas
Biaya Pelatihan adalah sebesar Rp. 3.800.000,- per peserta.

Untuk mendaftar pelatihan ini, silakan klik dan isi form pendaftaran pelatihan.

Atau anda bisa telpon atau sms kami pada no:

  • 0813-2161-6080
  • atau 0851-0161-0108
  • atau 0819-1058-7707

E-mail : info@borobudur-training.com

Facebook : Borobudur Training & Consulting

Twitter : @pelatihan_btc

Instagram : borobudurtraining

Pelatihan the Secrets for Selling to the Subconscious Mind: Rahasia Menjual kepada Pikiran Bawah Sadar

Bandung, 27 – 28 September  2018

Sebanyak 95% keputusan yang kita ambil, dibuat dalam pikiran bawah sadar kita –  subconscious mind.

Melihat fakta ini, perusahaan-perusahaan terbesar dan canggih menerapkan berbagai kemajuan mutakhir di bidang neuroscience untuk membangun brands, menciptakan produk, desain kemasan, marketing campaigns, store environments, dan lebih banyak lagi.

Kesemuanya itu dirancang untuk secara kuat menarik dan mempengaruhi pikiran kita.

Dalam pelatihan the Secrets for Selling to the Subconscious Mind ini, dibahas bagaimana penelitian di bidang neuroscience memiliki dampak terhadap bagaimana kita membuat, membeli, menjual dan menikmati segalanya.

Pelatihan Selling to The Subsconscious Mind ini juga menggali lebih dalam tentang bagaimana menerapkan ilmu pengetahuan baru ini untuk mempertinggi taraf kehidupan pelanggan.

Pelatihan Selling to The Subsconscious Mind ini memberi anda kunci untuk:

  • Mendesain produk konsep, desain, prototype, dan formulasi produk yang sifatnya brain-friendly
  • Bagaimana mendesain harga, kemasan, periklanan, dan in-store marketing yang efektif
  • Bagaimana membangun stronger brands yang bisa menarik pelanggan-pelanggan yang loyal

Otak anda, dan otak pelanggan anda umurnya sudah 100.000 tahun. Keahlian dan fungsi dasarnya masih sama ketika otak itu berkembang untuk bertahan hidup beberapa millennium yang lalu.

Ketika otak kita yang ‘modern’ ini menghadapi tantangan hidup abad 21, ia masih berfungsi seperti otak kita ribuan tahun lalu.

Ketika otak kita melakukan ‘navigasi’ terhadap hidup sehari-hari, otak kita ini seperti puncak gunung es. Sebagian besar keputusan terjadi di bawah permukaan air.

Pikiran sadar kita hanya berkontribusi sekitar 5% terhadap keputusan yang kita ambil dalam hidup. Pikiran bawah sadar yang membuat 95% keputusan bagi kita.

Ketika berevolusi, mengumpulkan makanan dan bahan bakar adalah tujuan utama kita.

Inilah mengapa, pada dasarnya, ketika kita berbelanja, adalah aktivitas primitis kita. Inilah contoh-contoh apa yang terjadi pada otak kita ketika kita berbelanja.

  • Otak anda takut terhadap beberapa toko tertentu.

Pikiran sadar tidak tahu hal itu, tapi pikiran bawah sadar menganggap bahwa sudut-sudut yang tajam dari toko itu dianggap sebagai ancaman.

Setiap kali anda mendorong kereta belanja anda, pikiran bawah sadar akan memonitor terus jangan-jangan ujung yang tajam membahayakan anda.

Retailer yang smart menyadari hal itu dan membuat ujung-ujung toko menjadi lebih lengkung dan yang berujung runcing sudah diperhalus akan lebih bisa menarik otak untuk berbelanja.

  • Terlalu banyak terhadap satu hal membuat otak anda ‘buta’.

Repetition blindness” langsung beraksi ketika kita melihat begitu banyak barang dari obyek yang sama.

Pikirkan ketika anda melihat kesamaan kotak pasta gigi. Sama ukurannya, warna, dan gambar grafiknya. Ketika menghadapi yang serba sama ini, otak kita akan mencari perbedaan.

Jika kita tidak bisa menemukan variasi, kita akan menganggap semuanya sama, tidak peduli merk atau kemasan dari produk yang berbeda-beda.

Ini pula yang mengakibatkan kita tidak bisa melihat pohon-pohonnya ketika kita melihat hutan.

Di tengah ‘lautan’ yang sama, produsen yang smart akan mengemas produk mereka sedemikian rupa sehingga ia begitu ‘mencolok atau menonjol’ dari rak-rak di supermarket.

  • Lelaki dan perempuan ternyata di ‘hard-wired’ yang berbeda ketika mereka berbelanja. Laki-laki berbelanja untuk mencari target. Perempuan berbelanja untuk mencari ‘landmarks.’ Perempuan mengeksploari teritori, sedangkan laki-laki membuat peta.
  • Asal adalah penting. Otak suka melihat sumber dari produk yang ada di dalam kemasan. Otak kita menghargai gambar sapi yang ada pada produk susu, dan gambar anggur pada botol-botol anggur.

Itu adalah sebagian kecil dari fenomena pikiran bawah sadar yang dibahas dalam pelatihan ini.

Materi Pelatihan:

  • Introducing the Buying Brain
  • $1 Trillion to Persuade the Brain
  • Neuromarketing Technology
  • Your Customer’s Brain Is 100,000 Years Old
  • The Primal Brain in the Modern World
  • The Five Senses and the Buying Brain
  • The Boomer Brain Is Buying
  • The Female Brain Is Buying
  • Learning about the Female Brain
  • Neuromarketing and Baby Care Products
  • Spending Power of Moms
  • The Empathic Brain Is Buying
  • Neuromarketing Measures and Metrics
  • The Consumer Journey Framework
  • The Buying Brain and Brands
  • The Buying Brain and Products
  • The Buying Brain and Packaging
  • The Buying Brain in the Aisle
  • The Buying Brain and Advertising

Jadwal-jadwal Pelatihan the Secrets for Selling to the Subconscious Mind yang akan datang:

  • 27 – 28 September 2018
  • 30 – 31 Oktober 2018
  • 29 – 30 November 2018
  • 27 – 28 Desember 2018

Fasilitas:

  • Hotel Berbintang
  • Sertifikat Training
  • Modul (Hard Copy & Soft Copy)
  • Training Kit
  • Souvenir
  • 1x Lunch dan 2x Coffee Break
  • Konsultasi kepada trainer jika ada materi yang belum jelas
Biaya Pelatihan adalah sebesar Rp. 3.800.000,- per peserta.

Untuk mendaftar pelatihan ini, silakan klik dan isi form pendaftaran pelatihan.

Atau anda bisa telpon atau sms kami pada no:

  • 0813-2161-6080
  • atau 0851-0161-0108
  • atau 0819-1058-7707

E-mail : info@borobudur-training.com

Facebook : Borobudur Training & Consulting

Twitter : @pelatihan_btc

Instagram : borobudurtraining